Situasi Kamtibmas menjelang Pileg 2014, Polres Sijunjung Temu Ramah dengan Tokoh Masyarakat

0 34
temu ramah
Tokoh Masyarakat menyampaikan pertanyaan kepada Kapolres Sijunjung Dalam Acara temu ramah Polisi dengan Masyarakat, Kamis (28/8) di Mapolsek IV Nagari.

SIJUNJUNG: Pelaksanaan Pemilihan Umum 2014 semakin dekat. Pihak Kepolisian berkepentingan memastikan seluruh tahapan pemilu dapat terlaksana sesuai rencana dan berjalan dengan aman. Untuk menjawab tantangan itu, pihak kepolisian resort Sijunjung melakukan temu ramah dengan para tokoh masyarakat yang ada di wilayah hukum polsek IV nagari sebagai salah satu tindak lanjut tentang Kambtibmas dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2014 dengan tema “ Membangun Kemitraan Polisi dengan Masyarakat dalam Rangka mewujudkan Situasi Kamtibmas Jelang Pileg 2014”.

Temu ramah antara Polres Sijunjung dengan tokoh masyarakat yang  dilaksanakan di Mapolsek IV Nagari, Kamis (29/8 ). Dari Polri hadir langsung Kapolres Sijunjung AKBP. Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si, didampingi Kasat Binmas AKP Syahrial HB serta Kapolsek IV Nagari AKP. Armen Sirin, dari pihak pemerintahan hadir Camat Kupitan, Camat IV Nagari,wakil ketua DPRD Sijunjung Mayetrinaldi bersama Anggota DPRD Sijunjung,  serta para Wali Nagari dan tokoh Masyarakat.

foto bersama
Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si didampingi Kapolsek IV Nagari AKP Armen Sirin berfoto bersama dengan tokoh masyarakat usai acara

Sehubungan dengan hal tersebut, Polri menyelenggarakan Operasi Kepolisian Terpusat Mabes Polri dan Satwil yang didukung oleh TNI, instansi terkait serta mitra Kamtibmas lainnya dalam rangka pengamanan menjelang Pemilu 2014, dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan prefentif yang didukung kegiatan inteljen dan kegiatan penegakan hukum sehingga terwujud situasi yang kondusif di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Dalam acara temu ramah tersebut para wali nagari dan tokoh masyarakat menyampaikan beberapa kendala yang kemungkinan akan muncul, dan berpotensi menghambat pelaksanaan pemilu. Di antara kendala dimaksud meliputi konflik intern parpol terkait masalah pembagian kursi dan nomor urut, perpanjangan waktu perbaikan kelengkapan yang oleh sebagian pihak dianggap minim, bentrok antar warga pendukung dan lain sebagainya termasuk masalah-masalah yang akan mengemuka pada saat dilakukan distribusi logistik.

Selain itu Para wali Nagari tersebut, meminta kepada Kapolres Sijunjung untuk meninjau kembali tentang keberadaan FKPM yang ada ditiap nagari untuk ikut serta dalam menjaga kamtibmas di wilayah Nagari dan menjelang Pileg 2014 mendatang.

Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si mengatakan dalam membangun kemitraan polisi dengan masyarakat dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas menjelang pileg 2014 nanti, pihaknya sudah tentu akan melibatkan peran dan fungsi FKPM yang ada ditiap nagari sebagai perpanjangan tangan pihak kepolisian dengan masyarakat.

Selain itu Kapolres menambahkan bahwa segala permasalahan yang terjadi di tiap Nagari agar selalu di awasi oleh FKPM dan melaporkannya kepada pihak kepolisian jika terdapat unsur pidana ataupun pelanggaran hukum lainnya.

“ Strategi tindakan dalam pembinaan kamtibmas tidak dapat mengasumsikan bahwa semua masyarakat itu sama, dan bahwa aparat hanya perlu dikirim ke suatu daerah semata-mata demi hubungan yang lebih baik dengan masyarakat . Disamping perlakuan yang layak, tanggapan yang cepat dan penanganan yang efisien atas permasalahan masyarakat, perencanaan pembinaan kamtibmas perlu lebih memahami peta sosial dalam masyarakat. Agar perencanaan pembinaan kamtibmas menjadi efektif perlu dilakukan pengenalan tentang struktur kekuasaan, reputasi yang menjadi pijakan kumpulan relawan potensial, dan jaringan formal maupun informal yang dapat digunakan untuk membantu atau dijaga agar jangan sampai menghalangi program pembinaan kamtibmas ” tambah Kapolres.

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.