Selama Operasi Ketupat 2015 6 Kecelakaan terjadi, Dua Orang tewas Di jalan Raya

18
KASAT LANTAS AKP. A ALKADRI TRIJAYA,SH
KASAT LANTAS AKP. A ALKADRI TRIJAYA,SH

SIJUNJUNG— Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Sijunjung mencatat dua orang meninggal dunia di jalan raya selama Operasi Ketupat tahun 2015. Data itu dirangkum dalam kurun waktu 10 hingga 22 Juli 2015.

KaSatlantas Polres Sijunjung AKP Alkadri Trijaya SH didampingi Kanit Laka Ipda Agus Sutrisno mengatakan bahwa kedua orang meninggal dunia itu dari 6 kasus kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat berlangsung. Sementara itu, 5 orang mengalami luka berat dan 11 orang mengalami luka ringan “Kerugian material ditaksir Rp. 36.000.000,” katanya, Rabu (22/7) diruang kerjanya.

Pihaknya juga menambahkan, Kasus kecelakaan dalam operasi Ketupat di wilayah Polres Sijunjung tahun ini meningkat tajam dari tahun sebelumnya, dimana tahun 2014, selama operasi ketupat hanya 4 kasus lakalantas dengan korban luka ringan hanya 9 orang. Sementara korban meninggal dan luka berat tidak ada. “Dalam Operasi ketupat tahun ini terjadi peningkatan angka kecelakaan dibanding tahun lalu,”ungkap Kasat Lantas Polres Sijunjung AKP Alkadri Trijaya.

Alkadri juga menjelaskan bahwa Arus Balik kendaraan dari arah kota Padang di Lintas Sumatera (Jalinsum) teerpantau ramai dan lancar. Namun, pihaknya menghimbau kepada para pengendara mesti berhati-hati di jalan lintas Sumatera (jalinsum) tepatnya dikawasan jorong Lintas Harapan kenagarian Palangki, karena terdapat jalan terban sepanjang 30 meter . Lokasi jalan terban tersebut juga seringkali menjadi penyebab kecelakaan sebelum dan selama bulan Ramadhan lalu. Bahkan salah seorang warga bernama,  Zein Karnida (57), warga jorong Kandang Harimau kenagarian Sijunjung tewas setelah terjatuh dari motor yang ditumpanginya akibat motor yang ditumpanginya oleng dan dihantam kendaraan dari arah berlawanan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, di kilometer 117+200 Muaro Batuak, kenagarian Sibisir kecamatan Tanjung Gadang juga terdapat jalan terban sepanjang 10 meter yang membahayakan pengemudi. Pada Senin (20/7) lalu, dimana sebuah minibus terbalik akibat jalan terban tersebut, yang mengakibatkan seorang anggota Yonif 131 tewas, sementara 6 korban lainnya yang juga merupakan anggota TNI mengalami luka-luka dan meski dirawat di RSUD Sijunjung.

Comments are closed.