Satlantas Polres Sijunjung gelar Penertiban Kendaraan

0 60
Dua orang pelajar diberikan arahan tentang keselamatan oleh Kasatlantas Polres Sijunjung AKP Alkadri didampingi Kanit Turjawali Ipda Danny Salaman, Senin (13.10) saat terjaring Razia kendaraan yang digelar Satlantas Polres Sijunjung
Dua orang pelajar diberikan arahan tentang keselamatan oleh Kasatlantas Polres Sijunjung AKP Alkadri didampingi Kanit Turjawali Ipda Danny Salaman, Senin (13/10) saat terjaring Razia kendaraan yang digelar Satlantas Polres Sijunjung

SIJUNJUNG—Untuk menekan angka lakalantas di wilayah hukum polres Sijunjung, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sijunjung sedang gencar melakukan penertiban kendaraan di jalan raya. Upaya penertiban tersebut dilakukan guna memberikan tata tertib bagi pengendara  jalan dan difokuskan pada pengendara roda dua dengan pemeriksaan kelengkapan kendaraan. Hal itu karena mengacu pada data tingkat kecelakaan tertinggi di jalan raya, dimana banyak disumbangkan oleh kendaraan jenis roda dua.

Kapolres Sijunjung  AKBP Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si melalui Kasat Lantas AKP Alkadri Trijaya SH mengatakan bahwa mengatakan bahwa penertiban tersebut menjadi upaya peningkatan pelayanan Kepolisian Resort Sijunjung bagi masyarakat agar tertib dalam berkendara, dan sejak upaya penertiban dilakukan dalam beberapa pekan terakhir, pihaknya telah mengeluarkan sedikitnya kurang lebih 300 surat tilang yang diberikan kepada pengendara yang bermasalah.

“ Dalam satu kali melakukan operasi penertiban berlalu lintas, anggota satlantas polres Sijunjung bisa mengeluarkan hingga 50 surat tilang kepada pengendara di seputaran Kabupaten Sijunjung, yang kebanyakan didominasi oleh kalangan remaja dan pelajar,” ujar Kasatlantas saat ditemui disela penertiban di kawasan jalan Tanjung Ampalu-Muaro Sijunjung, Senin (13/10).

Menurutnya, penertiban tersebut juga dilakukan agar setiap pengemudi kendaraan roda dua serta mobil, agar tidak seenaknya dalam melakukan aktifitas berkendara alias ugal-ugalan tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya. ““Kebanyakan di antaranya tidak mengutamakan keselamatan berlalulintas, dan itu nanti akan tindak tegas sesuai dengan kesalahan pasal, karena selain SIM dan STNK, kesempurnaan postur kendaraan juga sebagai syarat pendukung keselamatan seperti kaca spion, helm, dan lain-lain yang memenuhi standart,” ujarnya. .

Dirinya juga mengaku serta memahami terkait letak geografis wilayah perkampungan yang cukup jauh dengan sekolah, hingga membuat banyak orangtua memberikan sepeda motor kepada anaknya untuk berangkat sekolah. “Tapi alangkah sayangnya apabila tidak disertai dengan etika berkendara atau kelengkapan kendaraan. Jadi disitu kita mencoba menertibkan baik secara lisan maupun tulisan serta sosialisasi ke sekolah-sekolah agar dalam berkendaraan di jalan harus mematuhi peraturan berlalu lintas agar dapat beraktifitas dengan lancar dan aman karena keselamatan milik kita bersama bukan milik polisi,” sebutnya..

Mantan Kanit Patroli Polrestabes Padang ini menjelaskan, bahwa data tingkat kecelakaan tertinggi di jalan raya, paling banyak disumbangkan oleh kendaraan roda dua. Sementara, usia pengendaranya pada tingkat kecelakaan tersebut ada di angka 15 sampai 30 tahun, yang masuk dalam kategori usia remaja.

“Kita berharap kedepannya, pelanggaran lalu lintas akan terus berkurang. Jadi nanti, upaya yang kita lakukan untuk penertiban ini juga akan terus berkurang seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Sehingga diharapkan angka kecelakaan menurun, keselamatan dan ketertiban berlalu lintas dapat terwujud, apalagi belum lama ini Kabupaten kita mendapatkan penghargaan di bidang lalu lintas.” tuturnya. (humaspolres)

 

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.