Salah Memberikan Nomor HP, Dua Pemuda Muaro Takung Terlibat Perkelahian Maut

0 154

SIJUNJUNG—Akibat salah memberikan nomor telpon, dua warga Nagari Muaro Takuang Kecamatan Kamang Baru terlibat perkelahian maut pada selesa (16/9) kemarin. Akibat perkelahian antara dua pemuda tersebut salah satu pemuda bersimbah darah setelah empat tusukan pisau mendarat di tubuh korban. Korban yang bernama Amin Supangat, 33 itu tewas seketika di tempat kejadian. Sementara pelaku yang juga teman korban berhasil melarikan diri.

Data yang diperoleh, perkelahian maut tersebut terjadi akibat  pelaku yang berinisal “H“ salah memberikan nomor telpon kepada korban Amin. Awalnya korban meminta nomor telpon temannya kepada “H”. Namun setelah korban menelpon nomor yang diberikan pelaku, ternyata bukan orang yang dimaksud korban yang menjawab telpon korban. Akibatnya, korban marah kepada pelaku “H”, sehingga menyebabkan terjadinya cekcok mulut yang berujung perkelahian.

Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi melalui Kasat Reskrim Iptu Andriyansyah Rithas Hasibuan, didampingi Paur Humas Ipda Agus Sutrisno perihal kejadian tersebut membenarkan perihal peritiwa penusukan yang terjadi pada hari selasa (16/9) sekira pukul 14.30 yang mengakibatkan satu orang warga jorong Sungai Talang Kenagarian Muaro Takung Kecamatan Kamang Baru bernama Amin Supangat meninggal dunia di tempat akibat menderita luka tusukan di bagian punggung dan dada.

Iptu Andriyansyah yang baru sehari menjabat sebagai kasatreskrim Mapolres Sijunjung tersebut menuturkan bahwa informasi sementara yang diperoleh pihak kepolisian, kejadian tersebut bermula saat si korban menanyakan no handphone temannya kepada si pelaku berinisial “H”, namun nomor yang diberikan pelaku tersebut salah dan akhirnya korban marah, sehingga terjadi cekcok mulut antara si korban dan sipelaku, bahkan terlibat perkelahian.

“Kejadian tersebut dipicu akibat dari si pelaku bernisial “H” salah memberikan nomor handphone yang diminta oleh si korban kepada pelaku, sehingga korban menjadi marah dan terlibat adu mulut dengan si pelaku, kemudian terlibat perkelahian” ujar Kasatreskrim kepada wartawan, rabu (17/9) kemarin di ruang kerjanya.

Saat perkelahian tersebut, tambah Iptu Andriansyah pelaku yang diduga membawa pisau langsung menusukkan benda tajam tersebut ke arah punggung si korban sebanyak tiga kali dan satu kali di bagian dada, sehingga korban langsung meninggal di tempat. Sementara  pelaku yang sudah diketahui identitasnya tersebut langsung melarikan diri.

“Setelah terjadi cekcok mulut dan kemudian berkelahi, pelaku menusuk korban di dada sebelah kiri sebanyak satu kali dan punggung bagian belakang sebanyak tiga kali, menyadari korbannya tewas, pelaku langsung melarikan diri.”katanya.

Saat ini anggota Satreskrim Polres Sijunjung telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak yang menyaksikan pembunuhan tersebut.

“Secara khusus kami juga sudah memanggil para saksi termasuk anak dan teman korban. Sebab dari informasi yang kami terima, anak korban dan temannya yang datang bersama si korban juga ikut menyaksikan insiden tersebut dan Saat ini kita sudah membentuk tim untuk mengejar tersangka. kami berharap secepatnya menemukan pelaku,”terang mantan Kapolsek Talawi Kota Sawahlunto itu.(humaspolres)

 

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.