Razia Penyakit Masyarakat (pekat), Lima orang diduga PSK diamankan Petugas

0 52
ilustrasi
ilustrasi

SIJUNJUNG —  Lima wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK) terjaring atau tertangkap, Sabtu (29/3) di dua tempat berbeda yaitu di Jorong Kumbayak Kenagarian Sinyamu dan Panorama Kenagarian Taratak Baru Kecamatan Tanjung Gadang, saat Tim gabungan yang terdiri Pol-PP, Polsek Tanjung Gadang, anggota Danramil beserta ketua LKAAM Tanjung Gadang melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat).

Kapolsek Tanjung Gadang AKP. Supriedi mengatakan bahwa para wanita tersebut terjaring sekitar pukul 23.00 wib dan kelima wanita tersebut diamankan ditempat yang berbeda, saat sedang mangkal menunggu lelaki hidung belang yang menghampiri mereka di beberapa kawasan.

Dikatakannya, lima wanita yang diduga sebagai pemuas nafsu pria mata keranjang itu, diantaranya diketahui berinisial, RI (26), RN (32), FN (35), YN (20), dan EP (20), yang mana salah seorang diantaranya adalah warga sijunjung sementara empat orang lainnya pendatang.

“Usai ketangkap dan diamankan mereka semua langsung kita bawa keMapolres Sijunjungr untuk dilakukan pendataan terkait identitas diri mereka masing-masing, kemudian diserahkan kepada pihak satpol-pp untuk sangsi dan penanganannya” terang pria murah senyum itu.

Sementara itu Kepala Kantor Satpol-PP Kabupaten Sijunjung Jhoni Iswar mengatakan bahwa untuk sanksi hukumnya, mereka diberikan pembinaan, dan yang terbukti melakukan transaksi seks akan kita kirim ke panti rehabilitasi Andam Dewi Sukarami Kabupaten Solok.

“Sanksi hukum tetap kita terapkan dan sebelum itu dilakukan, mereka semua kita amankan 1 X 24 jam di Kantor Satpol-PP guna pendataan dan pemeriksaan. Hal itu dilakukan agar para wanita yang diduga sebagai PSK itu mendapatkan efek jera dan kedepannya mereka tidak lagi menjajakan cinta satu malam itu” tegas Jhoni Iswar

Lebih lanjut Jhoni Iswar mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan pihak terkait akan terus dan secara rutin melakukan razia serta patroli kedaerah-daerah yang dianggap rawan terhadap penyakit masyarakat (pekat).

“Semua penyakit masyarakat yang ada di Kabupaten Sijunjung akan kita tertibkan dan berantas, karena dengan tidak adanya penyakit masyarakat, maka akan mengurangi tindak kenjahatan atau tindak kriminal lainnya,” tutur Kakan Pol-PP. (hmspolres)

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.