Pustaka SD dan Mushala hangus dilalap si Jago merah

0 48
Kebakaran
Warga berusaha memadamkan api yang membakar ruang perpustakaan SD 12 Sei Lansek, Selasa (23/7) Malam.

SIJUNJUNG: Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sijunjung, dalam satu hari terjadi dua peristiwa kebakaran yang terjadi pada selasa siang (23/7) sekitar pukul 14.30, api menghanguskan sebuah bangunan Mushallah di lingkungan sekolah SD 05 nagari Koto Tuo kecamatan IV Nagari. Sementara pada selasa (23/7) malam sekitar pukul 23.00 wib, satu unit bangunan perpustakaan milik SDN 12 Sungai Lansek kecamatan Kamang Baru juga habis dilalap sijago merah. Diduga musibah kebakaran tersebut terjadi karena adanya hubungan arus pendek listrik dan menyulut timbulnya api.

Petugas BPBD dan Kebakaran kabupaten Sijunjung saat ini harus extra bekerja keras dan siaga menghadapi kebakaran yang sering terjadi akhir-akhir ini . seperti langsung turun ke lokasi kejadian dan menghindari meluasnya api pada pemukiman warga.

Musibah kebakaran yang menghanguskan sebuah bangunan mushala di lingkungan sekolah SD 05 Nagari koto Tuo mengakibatkan kerugian sebesar Rp. 60 juta , Sementara pada selasa malamnya, sebuah bangunan Perpustakaan SDN 12 Sungai Lansek juga tak bisa diselamatkan karena api yang sangat cepat membesar. Bangunan yang berada di tepi Lintas Sumatera tersebut dipenuhi oleh ratusan jenis buku dan bahan yang mudah terbakar. Sehingga penyelamatan yang dilakukan warga sia-sia karena api sangat cepat melalap seluruh isi bangunan yang terpisah dari bangunan utama tersebut.

“Karena isi pustaka sudah dipenuhi ratusan buku, makanya api dengan cepat membesar, walau warga sudah berusaha memadamkan, namun hanya sia-sia saja, karena kurangnya peralatan yang mendukung ” ujar Erick, 30, warga Sei Lansek yang pertama melihat kejadian tersebut.

Petugas BPBD dan Damkar Sijunjung yang datang beberapa menit setelah kebakaran terjadi, berhasil menghindari penyebaran api dengan menurukan dua buah armada Damkar. Satu unit pemadam diturunkan dari Pos Kamang dan satu unit dari Muaro. Api dapat mulai dipadamkan oleh pemadam kebakaran selama setengah jam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sijunjung Hardiwan menyebutkan, cepatnya api menghabisi Pustaka SDN 12 kemarin, dikarena banyaknya bahan mudah terbakar yang berada di dalam gedung. Sehingga petugas hanya bisa menghindari terjadinya penyebaran api ke bangunan sekolah lainnya dan rumah warga .

“Api cepat ,membesar karena kebanyak isi gedung tersebut adalah bahan yang sangat mudah terbakar seperti buku dan kursi kayu, namun mengenai penyebabnya kita serahkan kepada pihak berwajib untuk menyelidikinya, dan untuk sementara kerugian kita perkirakan mencapai Rp 100 juta lebih,” tambah Hardiwan di lokasi kebakaran.

Hardiwan menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar warga selalu berhati-hati jika meninggallkan rumah. Karena dengan cuaca yang mulai panas belakangan ini bisa memicu percikan api ditempat yang tidak diduga, serta jika menggunakan lilin atau alat penerangan lainnya yang menggunakan minyak tanah saat mati lampu agar lebih waspada. Dan jangan sekali-kali meninggalkan rumah saat lilin atau lampu cogok dalam keadaan menyala.

“Kita kembali menghimbau warga untuk berhati-hati jika meninggalkan rumah, apalagi bagi warga yang menggunakan kayu bakar dan kompor gas, dengan situasi cuaca yang sering berubah ini dikhawatirkan mampu menjadi bencana bagi semua orang, dan satu hal lagi, pada siang hari jangan sampai ada lampu listrik yang menyala di dalam rumah, karena sering matinya PLN bisa memicu korsleting pada listrik di rumah,” himbau kepala BPBD.

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.