Petugas Lapas Kelas IIB Muaro Sijunjung Gagalkan Upaya penyelundupan Ganja

0 25
YR,35 warga koto baru Kabupaten Dharmasraya diperiksa di Ruangan SatNarkoba terkait upaya menyelundupkan ganja ke Lapas Muaro Sijunjung, Kamis 17.4
YR,35, warga koto baru Kabupaten Dharmasraya diperiksa di Ruangan SatNarkoba terkait upaya menyelundupkan ganja ke Lapas Muaro Sijunjung, Kamis (17/4).

SIJUNJUNG — Upaya penyelundupan satu paket narkotika jenis ganja berhasil digagalkan oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Muaro Sijunjung dari seorang wanita berinisial “YR” (35) yang ingin membesuk suaminya RW, yang tersangkut kasus pembobolan ATM di Kabupaten Dharmasraya tahun 2013 lalu yang dijatuhi vonis 1,8 bulan oleh pengadilan negeri Muaro, Kamis (17/4).

Kepala Pengamanan (KPLP) Lapas Muaro Sijunjung, Effendi mengatakan, upaya penyelundupan narkotika golongan satu ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Disaat petugas sedang melakukan penggeledahan terhadap barang bawan yang dibawa pengunjung untuk keamanan, petugas menemukan satu paket daun ganja kering yang diletakkan didalam dompet yang dibawa oleh pelaku berinisial ‘YR”, (35) warga Jorong Pasar Koto baru, Kenagarian Koto Baru Kabupaten Dharmasraya.

“Karena tidak terlalu profesional menjalankan aksinya, di saat pemeriksaan pada lapisan pertama di LP Muaro Sijunjung, pelaku tertangkap tangan membawa ganja didalam dompet yang dibawanya, dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diamankan petugas lapas, sebelum diserahkan ke Polres Sijunjung” papar KPLP.

Saat dilakukan penggeledahan dan pemeriksan oleh oleh petugas kunjungan, wanita yang ternyata adalah istri dari “RW” ini mengaku dirinya dititipkan kemasan plastik berisi ganja tersebut melalui seseorang untuk diberikan kepada “RW” yang tak lain adalah suaminya.

Selain itu KPLP menambahkan bahwa pelaku YR juga kedapatan membawa pil penenang Alprazolam sebanyak 30 butir, dimana penggunaan dari obat tersebut harus dengan resep dokter. Sebab jika dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan ketergantungan.

KPLP Lapas Kelas IIB Muaro Sijunjung mengklaim bahwa pihaknya tidak segan-segan untuk menyerahkan ke ranah hukum bagi siapapun yang ingin coba-coba menyelundupkan barang haram tersebut ke dalam Lapas.

Kapolres sijunjung AKBP Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si melalui kasat Narkoba AKP Muzahar didampingi kaur Narkoba Ipda Defrianto mengatakan bahwa saat ini pelaku diamankan di mapolres Sijunjung serta masih diperiksa secara intensif oleh petugas mengenai barang haram yang dibawanya tersebut.

“ Pelaku telah kita amankan di mapolres Sijunjung untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan dilakukan test urine guna mengetahui apakah dia (pelaku.red) pemakai atau tidak” papar AKP Muzahar.

Saat ditanya mengenai obat-obatan yang dibawa oleh pelaku, Kasat narkoba menjelaskan bahwa pihaknya akan berkonsultasi dengan pihak terkait mengenai jenis obat-obatan tersebut, terkait kegunaan serta efek sampingnya jika mengkonsumsi obat Alprazolam tersebut.

Lebih lanjut Kasat Narkoba menjelaskan, pelaku dijerat dengan pasal 111 UU no.35 dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara, dan jika test urine positif hasilnya maka pelaku juga akan dijerat dengan pasal 127 uu no.35 dengan ancaman 4 tahun penjara.

Pelaku “YR” diketahui baru dua bulan keluar dari penjara tersangkut kasus penyelundupan gergaji kedalam sel tahanan di Polres Dharmasraya beberapa waktu lalu, saat suaminya masih ditahan di mapolres dharmasraya, dan dijatuhi hukuman selama dua bulan penjara. (hmspolres)

Leave A Reply