Penambang Emas Tewas Tertimbun Longsoran

0 24
index
Jenazah penambang emas yang terimbun longsoran tanah dibawa masyarakat menuju ambulance, Senin (22/7).

SIJUNJUNG : Kecelakaan tambang kembali terjadi, seorang penambang emas bernama Zaini alias Ujang (32) yang sedang melaksanakan penambangan emas di Sungai Batang Kuantan tewas terimbun longsoran material tanah di Jorong Subarang Ombak, Kenagarian Muaro kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Minggu (21/7) Sekitar pukul 14.00 WIB. Korban yang sedang menyelam didekat tebing sungai terkubur hidup-hidup karena tebing di lokasi mengalami longsor.

Informasi yang diperoleh dari lapangan, korban bersama rekannya yang lain mulanya melakukan aktivitas penambangan dengan mesin pumping dan kapal bersama rekan-rekannya ini awalnya berlangsung baik-baik saja. Saat korban menyelam bersama MD, di dekat tebing sungai tiba-tiba dinding tebing sungai tersebut longsor. Korban yang terlalu dekat dengan dinding sungai langsung terhimpit material longsor. Sedangkan MD bisa meloloskan diri.

Kapolres Sijunjung, AKBP Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Abdus Syukur Felani S.Ik  mengatakan bahwa korban (Zaini) yang sedang asik melakukan penambangan liar di areal suangai Batang Kuantan pertama kali diketahui terkena material longsor dari rekannya MD. Ia memberitahukan rekannya yang ada di kapal dan langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.

Setelah Pihak kepolisian melakukan peninjauan dan berkoordinasi dengan tim dari BPBD kabupaten Sijunjung, evakuasi langsung dilakukan dan korban berhasil di temukan hari Senin (22/7) sekitar pukul 16.30 WIB dengan Kondisi meninggal dunia.

“Kita langsung melakukan evakuasi. Karena tebingnya tinggi dan kedalaman sungai mencapai 6 meter. Makanya kita mengalami kesulitan dan baru menemukan korban lima meter dari lokasi kejadian dengan keadaan meninggal dunia,” ujar Kasat Reskrim.

“ kita selaku aparat penegak hukum juga melakukan pemeriksaan terhadap para saksi guna mengambil keterangan, dan jika terdapat unsur pidananya sudah tentu akan kita proses sesuai denga peraturan dengan perundang-undangan yang berlaku” tambah Abdus Sukur S,Ik

Lebih lanjut Abdus Sukur menjelaskan, Korban yang merupakan perantau asal Kalimantan ini menggali lubang didasar sungai sungai dengan alat Pumping, tanpa menduga, lubang yang dibuatnya tersebut membuat tebing sungai terkikis dan roboh sehingga menimpa si korban.

“Dari hasil oleh TKP sementara, ada lubang di sekitar Lokasi kejadian. Kuat dugaan korban menggali lubang untuk menyedot material emas dari dasar sungai dan lubang tersebut yang membuat dinding tebing sungai roboh,” tuturnya.

Korban dapat dievakuasi dari lokasi sekitar pukul 16.30 WIB dan langsung dibawa Ke puskesmas Gambok untuk melakukan visum luar. Selanjutnya kerabat korban membawa jenazah untuk dimakamkan lebih lanjut.

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.