Padatnya Arus Balik dan Arus Mudik Lebaran 2013, Pemudik diminta Berhati-hati

0 51
DSC00626
Kapolres Sijunjung AKBP. Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si memberikan arahan dan himbauan kepada Yulizar (50) pemudik asal Jogja yang salah mengambil jalan, Sabtu (10/8) di Pos Pam Lebaran 2013 Tanah Bedantung.

SIJUNJUNG: Mudik merupakan suatu tradisi perantau, pekerja migrant kembali ke kampung halaman untuk bersilahturahmi dengan orang tua atau sanak saudara. Jumlah pemudik setiap tahun selalu meningkat, baik pemudik dengan menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, atau model transportasi lainnya. Tidak seimbangnya pertumbuhan jalan dan jumlah kendaraan, hal ini yang menyebabkan angka kecelakaan naik.

Arus mudik lebaran hari raya Idul Fitri 1434 H tahun 2013 ini, pemudik yang menggunakan jalur darat dengan kendaraan umum maupun pribadi dihimbau untuk selalu berhati-hati dalam menjalankan kendaraannya. Pasalnya padatnya aktivitas dijalan raya sehingga menyebabkan kemungkinan terjadinya lakalantas akan sangat besar sehingga perlu kehati-hatian dalam berkendaraan.

DSC00621
Andrizal (37), pemuadik asal pariaman yang akan hendak kembali ke Jambi, serius mendengar arahan dari Kapolres Sijunjung

Yulizar (50), pemudik asal jogja yang hendak pulang ke kampung halamannya di Batusangkar saat berdialog dengan kapolres Sijunjung di Pos Pam Lebaran Tanah Bedantung, Sabtu (10/8) mengaku sempat tersesat karena sudah lama tidak pulang kampung, sehingga bertanya di pospam lebaran Tanah Bedantung Sijunjung.

“ Kami sempat tersesat pak, karena salah pilih jalur. karena gak ada rambu penunjuk arah, jadi kami agak bingung harus memilih jalur yang mana, jadi kami langsung bertanya saja pos pam lebaran ini” ujar Yulizar.

Saat ditanya tentang pelayanan kepolisian terhadap para pemudik, Yulizar mengatakan bahwa pelayanan kepolisian terhadap pemudik sangat memuaskan, karena pemudik merasa nyaman jika bertanya langsung kepada petugas yang bertugas. kalau bisa dipasang rambu penunjuk arah agar pemudik bisa tahu jalur mana yang bisa di tempuh serta menambah personil kepolisian di beberapa titik kemacetan.

Selain Yulizar, Kapolres Sijunjung juga sempat berdialog dengan pemudik lain yaitu Andrizal pemudik asal Pariaman yang hendak kembali ke perantauan di Jambi mengatakan sangat senang dengan arahan dan penjelasan yang diberikan oleh Kapolres Sijunjung tentang bagaimana keselamatan kita dijalan supaya selamat di tempat tujuan.

Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si mengatakan setiap sebelum dan sesudah lebaran, arus  mudik akan meningkat dan padat, sehingga diperlukan kehati-hatian dalam menjalankan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Disamping itu perhatikan rambu-rambu atau marka jalan biar tidak tersesat jika ragu bisa menanyakan kepada petugas pos pam lebaran

Selain itu banyak titik jalan yang rawan kecalakaan lalu lintas seperti tikungan jalan, aspal yang rusak atau sedang diperbaiki. “Memang kita sudah melokalisir titik yang rawan laka maupun macet saat arus mudik lebaran tahun 2013 ini”, ucapnya.

Dikatakanya, untuk jalan dalam kota arah Payakumbuh melalui jalur alternatif Muaro,pemudik harus berhati-hati karena sempitnya jalan dan padatnya pemukiman warga, sedangkan di daerah Muaro batuak juga diperlukan kehati-hatian, karena kiri-kanan jalan terdapat jalan rusak. “Kita himbau agar pengguna jalan dapat mengurangi kecepatan kendaraannya dan juga dilarang mendahului saat melalui tikungan-tikungan jalan”, ujarnya.

Untuk terus mengingatkan kepada pengguna jalan, Kapolres Sijunjung melakukan himbauan langsung kepada pemudik, baik dari jakarta menuju Padang ataupun sebaliknya, dihimbau agar masyarakat pengguna jalan saat arus mudik lebaran ini, yakni seperti mengimbau agar mobil barang tidak digunakan untuk mengangkut penumpang, dan mengimbau agar pemudik tidak memaksakan fisik jika terlalu lelah, mengatur kecepatan mobil dan penggunaan sabuk keselamatan bagi pengguna mobil. Hal ini guna menghindari terjadinya kecelakaan di jalan akibat kelalaian pengemudi saat menjalankan kendaraannya disaat mudik lebaran. “Kita berharap mudik lebaran tahun ini bisa aman dan lancar, dan angka kecelakaan diharapkan menurun dan syukur alhamdullilah jika tidak ada”, harapnya

Selama Operasi Ketupat 2013 sebanyak 10 kasus lakalantas ditangani polres sijunjung dimana korban meninggal dunia sebanyak 5 org, Luka Berat: 6 Org, Luka Ringan: 8 Org, serta kerugian material sebanyak Rp. 86.200.000,-

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.