Masyarakat dihimbau tidak menggunakan Alat berat dalam Proses Penambangan Emas

0 7
DSCN8159
ALAT BERAT: sejumlah alat berat terparkir di Halaman belakang Mapolres Sijunjung yang disita saat operasi penertiban Tambang Emas dengan mengunakan Alat Berat.

SIJUNJUNG:   Kapolres Sijunjung AKBP. Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si menghimbau kepada masyarakat yang melakukan penambangan emas supaya tidak menggunakan alat berat atau yang lebih dikenal dengan Excavator. Karena dengan menggunakan alat berat tersebut membuat kerusakan berat pada lingkungan.

Himbauan tersebut disampaikan Kapolres Sijunjung disela-sela kegiatannya, himbauan tersebut ditujukan kepada masyarakat karena Maraknya kasus tambang emas yang menggunakan alat berat atau yang lebih dikenal dengan nama excavator, sehingga pihak kepolisian harus melakukan tindakan seperti  razia alat berat yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Dalam razia tersebut, pihak kepolisian resort Sijunjung berhasil mengamankan 10 unit alat berat jenis excavator dan lima orang yang diduga pelaku illegal mining. Hal tersebut dilakukan dalam rangka menindak lanjuti para penambang emas yang tidak menghiraukan himbauan dan peringatan, baik lisan maupun tulisan yang dilakukan oleh pihak polres Sijunjung tentang penggunaan alat berat dalam proses penambangan emas.

Sebelumnya Pihak kepolisian resort Sijunjung sudah melakukan tindakan persuasif kepada para penambang agar tidak DSCN8097menggunakan alat berat, bahkan peringatan baik lisan, tulisan maupun teguran telah disampaikan kepada para pelaku tambang tersebut, namun tetap saja ada pelaku tambang yang masih tetap menggunakan alat berat.

“ Kepada masyarakat yang ingin menambang emas, sebaiknya mengurus izin terlebih dahulu kepada pihak yang terkait agar bisa bekerja dengan nyaman tanpa ada ketakutan akan ditindak, sebab sudah ada izinnya sesuai dengan UU No. 4 tahun 2009 tentang Minerba” ujar Kapolres Sijunjung AKBP. Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si.

Mengenai kerusakan yang disebabkan oleh alat berat, Kapolres menambahkan hal tersebut sudah terlihat jelas di mata masyarakat itu sendiri, dan jelas pihak kepolisian dengan tegas melarang dalam penggunaan alat berat. Jika masyarakat masih ada yang melihat atau mendengar informasi tentang masih adanya penambangan emas dengan menggunakan alat berat agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian, tegas Kapolres.

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan secara mendalam tentang kasus illegal mining tersebut, semua keterangan saksi masih terus dikumpulkan oleh pihak penyidik, namun tentang saksi dari masyarakat yang mau memberikan keterangan pasti tentang keterlibatan siapa saja yang menyewa alat berat sekaligus sebagai pengusahanya serta pemilik lahan tersebut, masyarakat masih belum mau bersaksi, meskipun nama-namanya sudah dikantongi pihak kepolisian.

“ Jika masyarakat bersedia bersaksi tentang keterlibatan pengusaha serta pemilik lahan dan penyewa alat tersebut, kasus ini kan bisa cepat selesai dan tuntas. Sebab keterangan saksi dari masyarakat sangat dibutuhkan dalam kasus ini. Selama ini pihak kepolisian mengalami kesulitan yaitu memintai keterangan saksi dari masyarakat, karena masyarakat belum ada yang mau dan bersedia dijadikan saksi dalam penuntasan kasus illegal mining tersebut” ujar Kapolres Sijunjung didampingi Kasat Reskrim AKP. Abdus Syukur F ,S.Ik.

Leave A Reply