Lagi, Polres Sijunjung Amankan 9 Unit Alat berat yang diduga digunakan untuk Illegal Mining

0 23
Excavator
PARKIR: Belasan unit excavator berbagai jenis merk terparkir di halaman belakang Mapolres Sijunjung. Alat berat tersebut merupakan hasil operasi penertiban illegal mining yang dilakukan Polres Sijunjung.

SIJUNJUNG: Operasi penertiban alat berat yang dilakukan Pihak Kepolisian resort Sijunjung yang di Back-up oleh anggota Ditkrimsus Polda Sumbar , Selasa (01/10) mulai dari pagi hingga Rabu dini hari berhasil mengamankan  9 unit alat berat jenis excavator. Penertiban tersebut merupakan bukti keseriusan Polres Sijunjung dalam penuntasan kasus illegal mining dengan alat berat diwilayah Kabupaten Sijunjung.

Dalam operasi penertiban alat berat tersebut tersebut, pihak kepolisian resort Sijunjung berhasil mengamankan 9 unit alat berat jenis excavator, 8 unit milik warga sipil sedangkan 1 unit alat diduga pemodalnya adalah oknum TNI dan untuk penanganannya sudah dilaporkan ke Kodim dan dandim serta sebanyak 6 unit alat telah dievakuasi ke mapolres guna penyelidikan, 2 unit masih dilapangan.

Sebelumnya, Pihak kepolisian resort Sijunjung sudah melakukan razia alat berat di kenagarian silukah Kecamatan Sijunjung, dan hasilnya sebanyak 12 unit alat berat berhasil disita, 10 unit telah berhasil dibawa ke mapolres Sijunjung sedangkan 2 unit ditinggalkan dilokasi karena dalam kondisi rusak.

Penertiban alat berat tersebut  dilakukan karena sebelumnya pihak kepolisian sudah melakukan tindakan Pre-emtif, Preventif dan persuasif kepada para penambang agar tidak menggunakan alat berat, bahkan peringatan lisan, tulisan maupun teguran bahkan tindakan telah disampaikan kepada para pelaku tambang tersebut, namun tetap saja ada pelaku tambang yang tidak mengindahkan himbauan tersebut dan masih tetap menggunakan alat berat.

Kapolres Sijunjung AKBP. Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si  sekali lagi menghimbau kepada para penambang emas yang menggunakan alat berat agar mengurus izin terlebih dahulu, agar bisa bekerja tanpa dibayangi ketakutan akan ditangkap sebab sudah mengantongi izin yang dikeluarkan oleh pihak terkait.

“ Kepada masyarakat yang ingin menambang emas, sebaiknya tidak menggunakan alat berat  dan mengurus izin terlebih dahulu kepada pihak yang terkait agar bisa bekerja dengan nyaman tanpa ada ketakutan akan ditindak, sebab sudah ada izinnya sesuai dengan UU No. 4 tahun 2009 tentang Minerba” ujar Kapolres Sijunjung AKBP. Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si.

Jika masih ada yang menggunakan alat berat dalam proses penambangan emas, Kapolres menambahkan “akan menindak tegas siapapun pelakunya tanpa pandang bulu dan dalam hal ini pihaknya tidak main-main dan bagi para pemodal dan pemilik alat akan kita lakukan pemeriksaan dan penyelidikan”.

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan secara mendalam tentang kasus illegal mining tersebut, semua keterangan saksi masih terus dikumpulkan oleh pihak penyidik. Dan Kapolres mengharapkan pada para pemodal dan pemilik ulayat agar kooperatif dalam hal penyidikan demi tegaknya supremasi hukum di Kabupaten Sijunjung.

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.