Ketahuan Menjual 12 paket Ganja, Buruh Serabutan di “Cakau” Polisi

2 82
GELEDAH Satuan Res Narkoba Polres Sijunjung saat melakukan penggeledahan di rumah tersangka R, Senin 12.5. dan mendapatkan barang bukti berupa 12 paket ganja kering siap edar.
GELEDAH Satuan Res Narkoba Polres Sijunjung saat melakukan penggeledahan di rumah tersangka R, Senin (12/5) dan mendapatkan barang bukti berupa 12 paket ganja kering siap edar.

SIJUNJUNG–  Satuan Narkoba Polres Sijunjung kembali berhasil menciduk seorang pelaku pengedar narkotika kelas satu jenis ganja, Senin (12/5) kemarin, setelah melakukan pengintaian selama beberapa hari yang dipimpin langsung oleh Pjs.Kasat Narkoba Polres Sijunjung Iptu Syafri Idris yang baru satu minggu menjabat dibantu oleh 5 orang anggota Satnarkoba Polres Sijunjung.

Terbongkarnya kasus dugaan peredaran ganja  di wilayah Muaro Bodi tersebut berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan  ulah pelaku yang diduga mengedarkan barang haram tersebut di kalangan pemuda.

Setelah dilakukan pengintaian, anggota satnarkoba polres Sijunjung kemudian melakukan penggrebekan terhadap tersangka “R” di rumahnya. Hasilnya, selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil menyita ganja sebanyak 12 paket ganja siap edar dan satu paket sisa pakai sang pelaku, serta  mengamankan satu buah bong yang disimpan oleh tersangka. Kepada polisi “R” mengaku mendapat barang yang merusak massa depan bangsa tersebut dari salah seorang temannya yang saat ini masih buron.

Pelaku pengedar ganja berinisial “R” (26) yang merupakan warga Jorong Pauh, Kenagarian Muaro Bodi kecamatan IV Nagari tersebut mengaku baru dua minggu menjalankan bisnis haram tersebut dengan meraup keuntungan 150 ribu jika barang haram tersebut laris manis terjual atau habis. “ Saya mendapat keuntungan sebesar 150 ribu jika barang tersebut habis terjual” ujar tersangka .

Kapolres Sijunjung AKBP. Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si didampingi Pjs.Kasat Narkoba Iptu. Syafri Idris SH, KBO Narkoba Ipda Defrianto serta Paur Humas Ipda Agus Sutrisno mengatakan, pelaku tersebut ditangkap di rumahnya di kecamatan IV Nagari. “ pelaku diciduk dirumahnya yang berada di Jorong Tanjung Pauh Kenagarian Muaro Bodi, Kecamatan IV Nagari. Dari hasil penggeledahan, polisi menyita sedikitnya 12 paket ganja kering siap edar dan satu paket sisa pakai pelaku” ujar Kapolres.

Sugeng Riyadi menambahkan, bahwa paket ganja tersebut dijual pelaku dengan harga 100 ribu/paket, dan untuk paket kecil dijual dengan harga 50 ribu/paket. Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Sijunjung untuk diminta keterangan. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang Undang Nomor 111, 127 dan UU no.35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika jenis ganja dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. “Selain pengedar, R adalah pemakai aktif, dan memang pelaku terbukti pemakai setelah dilakukan tes urin oleh petugas Labkesda Dinas Kesehatan,”sebut Sugeng Riyadi.

Sebagai daerah lintas yang rawan terhadap peredaran Narkoba, Kapolres menegaskan, bahwa kepolisian akan terus berupaya memberantas dan mengantisipasi peredaran barang haram perusak gererasi itu di kabupaten Sijunjung. Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk melaporkan kepada polisi jika di lingkungan masing-masing mengetahui ada peredaran narkoba.

“Kalau pemakai kita jerat empat tahun. Kalau pengedar lima tahun. Kasus ini sementara masih kita kembangkan lagi, karena pelaku hanya berperan sebagai penyalur dari salah seorang bandar yang masih kita kejar,” ungkapnya.(hmaspolres)

2 Comments
  1. Fruli says

    Salut untuk kerja keras pihak Polres sijunjung!! Namun satu hal yg sampai saat ini masih terus berlansung!! Peredaran narkoba dipasar Sungai Tambang, malah terang terangan, ada indikasi “pembiaran” dr pihak kepolisian,, tempat yg disinyalir sering dikunjungi oleh polisi berpakaian preman, ataupun dinas. Jgn tebang pilih pak! Masyarakat tahu jika “kakak beradik” dipasar Sungai Tambang bukan pemain baru lagi. Tapi sudah sekian lama narkoba yg dipasok dr Riau tsb masih tetap beredar dann dikendalikan oleh Hen dann Tp. Mohon tindak lanjut, karena kita juga sudah memasukan pengaduan ke devisi narkotika polda sumbar..

  2. Fruli says

    Sang bandar Hen mengaku sudah sering memberi “upeti” ke pihak berwajib!! Kita sebagai salah satu media sudah melakukan investigasi dann ternyata Ąpª yg diucapkan Hen benar karena sering anggota polisi dr polsek ataupun Polres ke tempat tinggal Hen yg digunakan sekaligus tmpt transaksi narkoba!!

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.