Curi Sepeda Motor, Dua pelaku curanmor dihakimi massa

0 46
Kedua Tersangka Pelaku Curanmor yang babak belur dihajar Massa
BABAK BELUR: Dua pelaku curanmor yang sempat dihakimi warga, dan diserahkan ke Mapolsek Sijunjung, Kamis (19/9).

SIJUNJUNG: Polisi Sektor (Polsek) Sijunjung dan Polsek IV Nagari berhasil mengamankan dan meringkus dua orang komplotan pelaku pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor) yang diduga antar Kabupaten, Rabu (18/9) malam.

Tersangka, AR  (37)  warga Desa Koto Ilalang, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok dan DI (36) warga Jorong Koto Rumbio, Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok tertangkap tangan saat menjalankan aksinya di Nagari Pematang Panjang,Kecamatan Sijunjung.  dan salah seorang tersangka sempat menjadi bulan-bulanan massa yang mengejar salah seorang pelaku.

Kejadian tersebut Berawal saat tersangka AR dan DI berpura-pura membeli pulsa disalah satu counter HP milik korban Efriyanti(27), dalam aksinya tersangka AR berpura-pura membeli pulsa untuk mengalihkan perhatian si pemilik counter, sedangkan tersangka DI mengintai sepeda motor merk Honda Beat milik korban yang pada saat itu terparkir disamping rumahnya dalam keadaan kunci kontak tergantung di atas motor.

Disaat sang korban sedang asyik berbincang dengan tersangka AR, tiba-tiba motor si korban berbunyi, namun korban tak menyadari hal tersebut sampai sang suami korban yang berada dalam rumah mendengarnya dan sontak saja pergi keluar rumah untuk melihat siapa yang menghidupkan motor.

Setelah itu betapa terkejutnya sang suami si korban, karena sang istri masih ada didepan counternya, sang pelaku DI pun langsung melarikan kendaraan milik korban ke arah solok, namun saat ditanyakan kepada si pelaku AR, pelaku mengaku datang sendirian dan tidak membawa teman.

Tanpa pikir panjang, suami efriyanti langsung meminta bantuan Dedi untuk mengejar motornya yang telah dibawa kabur oleh Arisman sembari memberitahu warga sekitar untuk mengejar pelaku. Akan tetapi, suami efriyanti malah dibawa berputar-putar oleh dedi ke gang-gang sempit tanpa ada arah yang jelas. Spontan suaminya ini curiga dan meminta untuk kembali ke counter dan langsung menginterogasi tersangka “AR” bersama warga.

Karena tidak mau mengaku, akhirnya “AR” dibawa ke Polsek Sijunjung sekitar pukul 20.00 WIB. sesampai di Polsek, AR masih bersikeras ia tidak ada hubungan dengan pelaku yang membawa kabur sepeda motor milik Efriyanti. Bahkan ia mengancam akan melaporkan suami Efriyanti apabila tidak dilepaskan. Akan tetapi, AR akhirnya tidak berkutik setelah anggota polsek Sijunjung mendapatkan laporan dari Polsek IV Nagari bahwa DI tertangkap dan dihakimi warga di tepi Jalan Lintas Sumatera kawasan Palangki sekitar pukul 22.30 WIB.

“Saat adik saya menemukan pelaku di tepi jalan, pelaku berusaha kabur. Spontan adik saya memegangnya dan pelaku memukul adik saya. Makanya terjadi perkelahian. Untuk masyarakat yang berada di sekitar dan melihat perkelahian itu membantu adik saya,” tutur Efriyanti kepada dimapolsek Sijunjung, Kamis (19/9).

Karena massa sudah beringas, “DI” yang tidak berkutik dihajar habis-habisan oleh massa. Bahkan ia sempat disiram bensin saat tidak sadarkan diri lagi. Beruntung salah satu aparat kepolisian Polres Sijunjung yang kebetulan lewat di lokasi berhasil mengamankan pelaku dari kegarangan massa ini.

Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si melalui Kapolsek Sijunjung, AKP Harianja mengatakan “Kondisi Arisman sangat memprihatinkan setelah dihajar massa. Ia sempat tidak sadarkan diri dan harus dilarikan ke Puskesmas Gambok. Setelah diobati, pelaku langsung dibawa ke Polsek Sijunjung,”

Dikatakannya, pelaku telah merencanakan pencurian kendaraan bermotor milik Efriyanti ini dengan membuat scenario. Yang satu mengalihkan perhatian dan yang satu lagi membawa kabur motor korban. Diduga kuat, kedua pelaku memiliki komplotan yang lain dan termasuk jaringan curanmor antar kota.

“Mereka berdua hanya mengakui baru satu kali beraksi. Akan tetapi kita akan tetap melakukan pengembangan karena melihat scenario yang dilakukan saat beraksi sangat rapi dan diduga mereka memiliki komplotan yang lain di luar sana,” kata Harianja.

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.