BNK Kabupaten Sijunjung dan Polres Sijunjung adakan Lomba Pildacil

0 10
DSC00611
Kapolres Sijunjung AKBP. Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si , Ketua BNK Sijunjung Muchlis anwar dan muspida berfoto bersama peserta lomba pildacil

SIJUNJUNG: Generasi muda merupakan generasi yang mesti dijaga dan dibina sebaik mungkin agar terhindar dari pengaruh narkoba. Baik dalam bentuk pendidikan formal ataupun informal seperti pembinaan dalam bidang agama. Setidaknya itulah petikan ungkapan ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sijunjung, Muchlis Anwar dalam pembukaan lomba Pemilihan Da’i Cilik (Pildacil) se-kabupaten, Kamis (1/8) di gedung Pancasila yang bekerja sama dengan Kepolisian dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sijunjung.

Acara yang di gelar selama dua hari tersebut mendapatkan antusias dari masyarakat dan tentunya dari pihak muspida. Acara pildacil tersebut digelar dengan mengusung tema “ Upaya Pencerahan terhadap Generasi Penerus Dari Bahaya Penyalahgunaan Narkoba”.

Ketua BNK Kabupaten Sijunjung Muchlis Anwar menyebut, kabupaten Sijunjung memiliki banyak anak-anak yang berpotensi untuk pengembangan potensi untuk menjadi pendakwah (Da’i). Dimana pengembangan bakat tersebut, sangat berguna untuk menghindari anak-anak dari pengaruh buruk lingkungan, salah satunya pengaruh narkoba.

“BNK dan Polres Sijunjung sangat mengapresiasi kerjasama HMI Sijunjung dalam pembinaan generasi dalam bidang agama, seperti Pildacil ini, karena dengan penanaman pemahaman agama sejak dini, akan menjauhkan anak-anak kita dari pengaruh buruk lingkungan, karena tidak bisa kita pungkiri, banyaknya kasus kriminal akibat narkoba ini, umumnya dilakukan generasi muda, maka selayaknya kita memberikan perhatian serius terhadap perkembangan anak,”ungkap Muchlis Anwar yang juga wakil Bupati Sijunjung itu dalam sambutannya kemarin (1/8).

Namun menurut Muchlis Anwar, untuk pencegahan dan penanggulangan pengaruh buruk narkoba ini, semua pihak, terutama Orang tua, pemerintah, kepolisian, pihak swasta serta seluruh elemen masyarakat.

Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi juga mengatakan hal yang sama, dikatakannya, kenakalan remaja yang sangat mengkhawatirkan saat ini adalah pengaruh buruk narkoba. Karena dari beberapa kasus yang ditangani kepolisian saat ini umumnya pelaku adalah generasi muda.

“Kita sangat perihatin dengan kondisi perkembangan remaja saat ini, dengan jiwa yang masih labil, generasi muda sangat mudah terkontaminasi pengaruh buruk lingkungan, maka kita harapkan, dengan kegiatan keagamaan dalam lomba Pildacil ini, mampu menjadi tameng yang kuat bagi anak-anak untuk terhindar dari ancaman narkoba,”jelas Sugeng Riyadi.

Sugeng menambahkan, kepada para peserta pildacil yang ikut dalam perlomabaan ini bisa memberikan pemahaman kepada generasi penerus bangsa jika mengkonsumsi atau menggunakan narkoba, dan diharapkan menjadi da’i yang baik di kemudian hari.

Leave A Reply