Kasus pembuangan Bayi, Polisi tetapkan “Ay” sebagai tersangka

0 149
dengan menggunakan kursi roda, AY tersangka kasus pembuangan bayi dikawal pihak kepolisian didampingi perawat RSUD Sijunjung saat akan dipindahkan ke Puskesmas Gambok, Selasa (8.4) kemarin
Dengan menggunakan kursi roda, AY tersangka kasus pembuangan bayi dikawal pihak kepolisian didampingi perawat RSUD Sijunjung saat akan dipindahkan ke Puskesmas Gambok, Selasa (8.4) kemarin

SIJUNJUNG — AY (20)- ibu bayi yang malang yang ditemukan ditumpukan sampah dalam kodisi mengenaskan di Jorong Koto Nagari Buluh Kasok Kecamatan Lubuk Tarok, ditetapkan sebagai tersangka

“ Kita telah menetapkan AY sebagai tersangka dalam kasus penemuan mayat bayi tersebut” Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu Teddy saat ditemui wartawan di ruangannya, Senin (7/4).

Menurut Kapolres, penetapan, AY sebagai tersangka setelah pihaknya menemukan fakta dan data yang berhasil dihimpun di lapangan serta bukti kuat yang mengarah kepada AY.Bahkan, katanya, bukti itu juga diperkuat dengan keterangan beberapa orang saksi.

Sementara jasad bayi malang berkelamin perempuan, Senin (7/4) kemarin dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Padang.Bayi yang diperkirakan berusia tiga hati itu dibawa ke RS Polri guna mengetahui penyebab hilangnya anggota tubuh bayi malang tersebut.

“Kita ingin mengetahui secara medis, penyebab hilangnnya kedua kaki dan tangan kiri bayi malang itu.Untuk mengetahuinya tentu berdasarkan pemeriksaan tim dokter forensik,” jelas kapolres.

Lalu bagaimana dengan, kekasih tersangka, “Na” (sebelumnya berinisial In) (26), menurut Kasat Reskrim, sejauh ini pihaknya belum menemukan bukti keterlibatan, pacar tersangka. Namun begitu, pihaknya terus mendalami keterlibatan pacar tersangka dalam kasus tersebut. “ Sedangkan Ibu dari tersangka juga telah kita mintai keterangan guna penyelidikan” tambah Kapolres.

Saat ditanya oleh wartawan mengenai beberapa bagian tubuh mayat bayi tersebut yang hilang, kasatreskrim mengatakan bahwa saat ini pihaknya dibantu masyarakat dan tenaga kesehatan masih melakukan pencarian terhadap tiga bagian potongan tubuh yang hilang yaitu tangan kiri, paha kiri dan betis sebelah kanan dari tubuh bayi malang tersebut.

Saat ditanya oleh wartawan tentang adanya tersangka lain, kasatreskrim belum bisa memastikan, karena pihaknya masih mendalami dan mengembangkan kasus tersebut. Namun kasatreskrim yang belum lama menjabat ini mengatakan jika hasil dari pemeriksaan yang dilakukan oleh anggotanya ada indikasi mengarah kepada seseorang, maka tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya.

Untuk pasal yang menjerat tersangka, pihak kepolisian menerapkan pasal berlapis yaitu pasal 341, 342 Jo 181 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (hmspolres)

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.