KAPOLRES

Gallery Foto

Total PengunjungWeb

008097
Visit Today : 15
Visit Yesterday : 15
Total Visit : 8097
Hits Today : 52
Total Hits : 33040
Who's Online : 1

1 2 3 15

Petugas Lapas Kelas IIB Muaro Sijunjung Gagalkan Upaya penyelundupan Ganja

YR,35 warga koto baru Kabupaten Dharmasraya diperiksa di Ruangan SatNarkoba terkait upaya menyelundupkan ganja ke Lapas Muaro Sijunjung, Kamis 17.4

YR,35, warga koto baru Kabupaten Dharmasraya diperiksa di Ruangan SatNarkoba terkait upaya menyelundupkan ganja ke Lapas Muaro Sijunjung, Kamis (17/4).

SIJUNJUNG – Upaya penyelundupan satu paket narkotika jenis ganja berhasil digagalkan oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Muaro Sijunjung dari seorang wanita berinisial “YR” (35) yang ingin membesuk suaminya RW, yang tersangkut kasus pembobolan ATM di Kabupaten Dharmasraya tahun 2013 lalu yang dijatuhi vonis 1,8 bulan oleh pengadilan negeri Muaro, Kamis (17/4).

Kepala Pengamanan (KPLP) Lapas Muaro Sijunjung, Effendi mengatakan, upaya penyelundupan narkotika golongan satu ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Disaat petugas sedang melakukan penggeledahan terhadap barang bawan yang dibawa pengunjung untuk keamanan, petugas menemukan satu paket daun ganja kering yang diletakkan didalam dompet yang dibawa oleh pelaku berinisial ‘YR”, (35) warga Jorong Pasar Koto baru, Kenagarian Koto Baru Kabupaten Dharmasraya.

“Karena tidak terlalu profesional menjalankan aksinya, di saat pemeriksaan pada lapisan pertama di LP Muaro Sijunjung, pelaku tertangkap tangan membawa ganja didalam dompet yang dibawanya, dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diamankan petugas lapas, sebelum diserahkan ke Polres Sijunjung” papar KPLP. Baca Selengkapnya

Terlibat Kasus Narkoba, Pedagang Batagor dan Pedagang Roti diamankan petugas

Kanit III Satnarkoba Bripka Donny F beserta Kedua Tersangka MB dan AR yang ditangkap Satnarkoba Polres Sijunjung, saat memperlihatkan barang bukti paket ganja seharga 500 ribu

Kanit III Satnarkoba Bripka Donny F beserta Kedua Tersangka MB dan AR yang ditangkap Satnarkoba Polres Sijunjung, saat memperlihatkan barang bukti paket ganja seharga 500 ribu

SIJUNJUNG — Jajaran Satuan Narkoba Polres Sijunjung  kembali mengamankan dua orang tersangka yang diduga menjadi kurir dan pemakai narkoba jenis ganja, Selasa (16/4) malam kemarin. Kedua orang tersangka tersebut ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka SN yang berhasil ditangkap petugas satnarkoba, Senin kemarin.

Kedua orang tersangka tersebut berinisial “MB” (20) dan “AR” (34) dimana kedua tersangka tersebut tercatat sebagai warga Sukabumi yang berdomisili disijunjung sebagai pedagang Roti dan pedagang batagor.

Tersangka MB ditangkap petugas di jalan lintas Sumatera ketika hendak akan melarikan diri ke pulau jawa, sedangkan tersangka AR ditangkap di Pasar Sijunjung, yang diduga sedang menunggu pesanan paket ganja, Selasa (15/4) malam pukul 20.30 wib. Baca Selengkapnya

Jadi Kurir Ganja, Anak Pengusaha Roti dibekuk Petugas

Kanit 1 Sat Narkoba Brig.Yudi Putra bersama Pelaku Suprilan memperlihatkan barang bukti Ganja kering, Selasa 15.4 di Ruangan Satnarkoba Polres Sijunjung

Kanit 1 Sat Narkoba Brip.Yudi Putra bersama Pelaku Suprilan memperlihatkan barang bukti Ganja kering, Selasa 15.4 di Ruangan Satnarkoba Polres Sijunjung

SIJUNJUNG— Jajaran Satuan Narkoba Polres Sijunjung  mengamankan seorang pemuda yang diduga menjadi kurir narkoba jenis ganja, Senin (14/4) malam kemarin. Pemuda tanggung anak dari pengusaha roti di Nagari Sijunjung kecamatan Sijunjung tersebut ditangkap saat berkendara di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di jorong Koman Kambuik Nagari Pematang Panjang.

Pelaku yang berinisial “SN” (21) warga jorong Kampung Baru nagari Sijunjung, saat ditangkap petugas sempat membuang barang bukti ganja yang dibungkus dengan koran di semak-semak yang tak jauh dari lokasi penangkapan tersangka oleh petugas. Saat dilakukan penangkapan pelaku masih berada dalam pengaruh narkoba. Tersangka diamankan petugas bersama barang bukti narkoba jenis ganja ukuran sedang seharga lebih kurang Rp 500 ribu dan langsung diamankan ke Mapolres Sijunjung guna pemeriksaan lebih lanjut.

Beberapa hari sebelumnya Satuan Narkoba Polres Sijunjung mendapatkan informasi tentang seseorang yang sudah lama menjadi kurir sekaligus pemakai narkoba jenis ganja dari masyarakat. Atas informasi tersebut, KBO Narkoba Ipda Defrianto bersama Kanit 1 Brigadir Yudi Putra dan Kanit II Bripka Zulkifli serta Kanit III Doni F langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Baca Selengkapnya

Kasus pembuangan Bayi, Polisi tetapkan “Ay” sebagai tersangka

dengan menggunakan kursi roda, AY tersangka kasus pembuangan bayi dikawal pihak kepolisian didampingi perawat RSUD Sijunjung saat akan dipindahkan ke Puskesmas Gambok, Selasa (8.4) kemarin

Dengan menggunakan kursi roda, AY tersangka kasus pembuangan bayi dikawal pihak kepolisian didampingi perawat RSUD Sijunjung saat akan dipindahkan ke Puskesmas Gambok, Selasa (8.4) kemarin

SIJUNJUNG — AY (20)- ibu bayi yang malang yang ditemukan ditumpukan sampah dalam kodisi mengenaskan di Jorong Koto Nagari Buluh Kasok Kecamatan Lubuk Tarok, ditetapkan sebagai tersangka

“ Kita telah menetapkan AY sebagai tersangka dalam kasus penemuan mayat bayi tersebut” Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu Teddy saat ditemui wartawan di ruangannya, Senin (7/4).

Menurut Kapolres, penetapan, AY sebagai tersangka setelah pihaknya menemukan fakta dan data yang berhasil dihimpun di lapangan serta bukti kuat yang mengarah kepada AY.Bahkan, katanya, bukti itu juga diperkuat dengan keterangan beberapa orang saksi.

Sementara jasad bayi malang berkelamin perempuan, Senin (7/4) kemarin dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Padang.Bayi yang diperkirakan berusia tiga hati itu dibawa ke RS Polri guna mengetahui penyebab hilangnya anggota tubuh bayi malang tersebut.

“Kita ingin mengetahui secara medis, penyebab hilangnnya kedua kaki dan tangan kiri bayi malang itu.Untuk mengetahuinya tentu berdasarkan pemeriksaan tim dokter forensik,” jelas kapolres. Baca Selengkapnya

Warga Buluh Kasok Digegerkan dengan penemuan mayat bayi

Petugas

Petugas Kepolisian menunjukan lokasi dimana mayat bayi tersebut ditemukan oleh warga, Sabtu (4/4) malam.

SIJUNJUNG – Warga Jorong Koto Nagari Buluh Kasok, Kecamatan Lubuk Tarok, Sijunjung, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi perempuan di tumpukan sampah dalam kondisi mengenaskan, Sabtu (5/4) sekitar pukul 17.00 WIB.

Mayat bayi yang diper­kirakan berusia tiga hari tersebut ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Kedua kaki dan tangan kiri bayi malang ini tidak ada lagi. Sementara, dalam penyisiran, petugas belum menemukan potongan anggota tubuh bayi malang tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, mayat bayi berkelamin perempuan yang mulai membusuk itu ditemukan beberapa orang anak yang tengah asyik bermain di sekitar lokasi kejadian.

Saat itu, cerita warga, salah seorang anak melihat sesuatu yang mencurigakan di atas tumpukan sampah. Anak-anak mencoba mendekati untuk memastikan benda apa gerangan yang mulai dihinggapi lalat tersebut. Baca Selengkapnya

Razia Penyakit Masyarakat (pekat), Lima orang diduga PSK diamankan Petugas

ilustrasi

ilustrasi

SIJUNJUNG –  Lima wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK) terjaring atau tertangkap, Sabtu (29/3) di dua tempat berbeda yaitu di Jorong Kumbayak Kenagarian Sinyamu dan Panorama Kenagarian Taratak Baru Kecamatan Tanjung Gadang, saat Tim gabungan yang terdiri Pol-PP, Polsek Tanjung Gadang, anggota Danramil beserta ketua LKAAM Tanjung Gadang melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat).

Kapolsek Tanjung Gadang AKP. Supriedi mengatakan bahwa para wanita tersebut terjaring sekitar pukul 23.00 wib dan kelima wanita tersebut diamankan ditempat yang berbeda, saat sedang mangkal menunggu lelaki hidung belang yang menghampiri mereka di beberapa kawasan.

Dikatakannya, lima wanita yang diduga sebagai pemuas nafsu pria mata keranjang itu, diantaranya diketahui berinisial, RI (26), RN (32), FN (35), YN (20), dan EP (20), yang mana salah seorang diantaranya adalah warga sijunjung sementara empat orang lainnya pendatang. Baca Selengkapnya

Kunjungan Kerja Kapolda Sumbar Ke Mapolres Sijunjung, Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

Kapolda Sumbar Brigjen Pol Bambang Sri Hermanto didampingi Pejabat Polda dan Kapolres Sijunjung saat melakukan kunjungan kerja Ke Mapolres Sijunjung, Minggu 30.3

.Kapolda Sumbar Brigjen Pol Bambang Sri Hermanto didampingi Pejabat Polda dan Kapolres Sijunjung saat melakukan kunjungan kerja Ke Mapolres Sijunjung, Minggu (30/3)

SIJUNJUNG —  Masyarakat jangan terprovokasi oleh sumber informasi ataupun ajakan yang tidak jelas dan tidak bertanggung jawab. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Sumatera Barat Brigjen Polisi Bambang Sri Hermanto Minggu (30/3), saat melakukan kunjungan kerja Ke mapolres Sijunjung kepada wartawan  terkait konflik antar warga yang terjadi beberapa waktu lalu.

Orang nomor satu di Institusi Kepolisian Provinsi Sumatera Barat tersebut juga mengatakan bahwa penyelesaian masalah ataupun konflik yang terjadi antara warga Nagari Tanjung Lolo dan Warga Nagari Tanjung gadang beberapa waktu lalu, yang dilakukan oleh Kapolres Sijunjung dan jajarannya telah melalui mekanisme yang benar dengan merangkul semua stake holder dalam penyelesaian masalah tersebut.

“ Proses penegakan hukum yang dilakukan oleh kapolres Sijunjung sudah melalui mekanisme yang benar, dengan merangkul pemerintah, tokoh masyarakat, nagari, Jorong dan Ketua pemuda dalam proses penyelesaian masalah tersebut, sebab hal tersebut tidak hanya tugas kepolisian saja melainkan semua pihak terkait” ujar Kapolda. Baca Selengkapnya

Kasus Penemuan bayi di Pos Ronda, Kapolres Rawat dan Adopsi bayi Malang tersebut

GENDONG Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi tengah menggendong seorang bayi laki-laki yang ditemukan warga di Pos Ronda beberapa waktu lalu, Kamis 27.3 di Rumah Dinasnya

GENDONG Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi tengah menggendong seorang bayi laki-laki yang ditemukan warga di Pos Ronda beberapa waktu lalu, Kamis (27/3) di Rumah Dinasnya

 SIJUNJUNG –  Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si, akhirnya memutuskan untuk merawat dan mengadopsi bayi malang yang dibuang di sebuah pos ronda di kawasan Ladang Cengkeh Jorong Mangkudu Kodok Nagari Limo Koto Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung, Selasa (25/3) lalu.

Menurut Kapolres, keputusan untuk mengadopsi bayi perempuan tersebut adalah atas pertimbangan kemanusiaan. “Anak yang tidak berdosa itu membutuhkan sentuhan kasih sayang untuk hidup secara wajar serta Keinginan tersebut datang bukan merasa kasihan ataupun perihatin dengan nasib sang bayi yang telah dibuang orang tuanya, namun lebih besar karena panggilan dari dalam hatinya untuk membesarkan bayi tersebut .Dan saya memberanikan diri untuk itu,” kata Kapolres AKBP Sugeng Riyadi kepada wartawan, Kamis (27/3) di Rumah Dinasnya.

Selain sifat kepolisiannya yang muncul, sisi lain Sugeng Riyadi yaitu naluri seorang ayah lebih dominan. Sehingga perwira yang sebentar lagi akan bergelar Doktor tersebut memutuskan untuk menjadi orang tua dari sang anak. Bahkan tanpa pikir panjang, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut langsung dibawanya pulang ke rumah dinas di Muaro Sijunjung.

Bahkan AKBP Sugeng Riyadi saat ditanya wartawan tentang nama bayi tersebut, perwira berpangkat dua melati tersebut mengatakan bahwa bayi tersebut telah diberi nama Barra Atthaya Parvaiz. “Soal nama kita ambil dari nama islami yang berarti pemberian yang bersih dan bahagia, sesuai dengan syariat islam ,” ujarnya. Baca Selengkapnya

Sesosok Bayi Ditemukan Warga dalam Kardus

DIGENDONG  seorang bayi kelamin laki-laki yang ditemukan di Pos Ronda oleh Masyarakat Koto VII, digendong perawat Puskesmas

DIGENDONG seorang bayi kelamin laki-laki yang ditemukan di Pos Ronda oleh Masyarakat Koto VII, digendong perawat Puskesmas

SIJUNJUNG– Warga Tanjung Ampalu dihebohkan dengan penemuan seorang bayi di sebuah pos ronda kawasan Landang Cengkeh Jorong Mangkudu Kodok Nagari Limo Koto Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung, Selasa (25/3) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Bayi berkelamin laki-laki yang diperkirakan baru berusia 3 – 4 hari, ditemukan Jas bersama Betriadi  warga Ladang Cengkeh Jorong Mangkudu Kodok di pos ronda dalam sebuah kardus merk susu SGM yang dilapisi kain sarung.

“Sekitar pukul 02,00 WIB, saya dan abang (Betriadi) mendengar suara tangisan bayi.Setelah dicari, ternyata suara tersebut berasal dari seorang bayi yang diletakan  pos ronda,” kata Jas kepada Haluan, Selasa kemarin.

Meski belum melihat secara pasti, Betriadi pun menghubungi Kanit Intelkam Polsek Koto VII, Aipda Nofriadi.Selang beberapa menit, Kanit Intelkam Polsek Koto VII datang ke lokasi. Bersama anggota Polsek Koto VII, Jas dan Betriadi mendatangi pos ronda yang terletak di ruas jalan provinsi yang membentang di kecamatan tersebut. Baca Selengkapnya

Bentrok Antar Warga di Kecamatan tanjung Gadang Polisi periksa saksi dan kantongi beberapa nama Tersangka

sugeng Riyadi

AKBP. Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si
Kapolres Sijunjung

SIJUNJUNG — Kasus bentrok antar kampung, tepatnya di Jorong Bukit Sabalah, Nagari Tanjung Lolo, antara warga Bukit Sebelah dengan warga Jorong Guguk Nenas Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang, Sabtu (15/3) kemarin. Polres Sijunjung telah mengumpulkan keterangan dari tujuh orang saksi dan telah mengantongi beberapa nama tersangka.

Dan untuk sementara, laporan kerugian yang diderita oleh pemilik tiga buah warung, satu unit rumah, beserta dua mobil dan satu sepeda motor  milik warga Jorong Pandam, Nagari Tanjung Gadang, ditaksir sekitar Rp150 juta. Dan warga yang mengalami  kerugian akibat bentrok dua Nagari tersebut berharap agar ada penyelesaian berupa ganti rugi yang mereka alami. dikarenakan, selain tempat tinggal yang dijadikan sasaran amuk massa yang bentrok tersebut juga merupakan  tempat mencari sesuap nasi mereka. Baca Selengkapnya

1 2 3 15

WAKA POLRES

PEJABAT DAN KAPOLSEK